Future Mother

*repost

(1)

‘miss, tau ga ini artinya apa?’ tanya salah seorang muridku sembari menyodorkan selembar kertas hasil pemeriksaan lab sebuah rumah sakit. aku membacanya, menerka maksud dari huruf dan angka yang berderet disana. pastinya, bahasa yang dipakai adalah bahasa medis, sesuatu yang sangat bertolak belakang dengan ilmu yang aku pelajari. aku bertanya mengapa tak ia tanyakan saja kepada petugas lab atau dokter jaga ketika berada di rumah sakit tadi, dan ia menjawabnya bahwa tak ada dokter jaga yang ia temui disana yang membuatnya pulang dengan sejuta tanya. untunglah, pengalamanku dengan kertas serupa menyelamatkannya dari tanya. dengan segala keterbatasan yang aku miliki, aku jabarkan sebisaku maksud huruf dan angka yang berjejer tersebut, tak lupa aku ingatkan untuk kembali bertemu dokternya agar tanya nya puas terjawab. selang beberapa hari kemudian ia kembali dan berkata ‘makasi miss, tadi saya udah ketemu sama dokternya, penjelasannya ga beda jauh ko sama yang kemaren. makasii….’

(2)

sepotong kejadian di ruangan ujian lisan bahasa inggris benar2 jadi surprise buat aku. jadi ceritanya, si examinee ni bingung antara cerita Nabi Musa AS n Nabi Yusuf AS ngelantur kemana2 lah pokoknya. dan kekagetan itu makin menjadi setelah anak itu bilang kalo dia ga pernah dapat cerita2 nabi gitu dari mamanya di rumah, pun dia bukan murid TPA manapun dekat rumahnya. astaghfirullah…… bener2 speechless 2 kejadian itu bikin aku mikir, menjadi seorang ibu di abad 21 ini bukan hal yang mudah (iyalah, sejak kapan jadi ibu itu mudah?? kerjaan yang keliatan aja berat, apalagi yang ga kasat mata). tantangan yang dihadapi makin beragam. arus modernisasi yang hampir ga terbendung bener2 jadi pisau bermata dua. apalagi dengan teknologi yang udah ga ada habisnya dikejar, demam PS blum habis udah ada PSP, Wii, XBox, entah apa pula itu namanya. blum kenal banget sama hape bagus yang bisa buat foto, ol, dll udah ada blackberry n android. blum lagi iPhone, iPad, tablet n playbook. lentah, kalo anak2 saya besar nanti dunia macam apa yang bakal meraka hadapi. tapi, teknologi boleh terus berkembang sampai batas maksimalnya. jaman boleh terus berubah. ada 1 hal yang harus tetap ada dan jadi pondasi untuk semuanya. agama, pegangan hidup yang memberi kita prinsip dan idealisme dasar untuk menyikapi berbagai perubahan yang terus berubah. nah, itulah tugas seorang ibu untuk menanamkan prinsip ini kuat2 di hati anak2nya. hayo looo…. bisa engga??

jadi ibu tu keren banget lagi. coba, tokoh2 seperti Nabi Muhammad, Ibnu Rusyd, Khawarizmi, Khalifah Harun ar Rasyid, Ratu Elizabeth II, Aung San Su Kyi, Benazir Bhuto, Ahmadinejad, BJ Habibie bahkan tokoh Alif di N5M, pasti punya ibu yang hebat sampe anak2nya bisa jadi seperti itu.

so, dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada para ayah, kalau benar2 ada manusia super di bumi ini, pastilah dia seorang ibu. dia harus kuat, tangguh, tahan banting. dia juga harus lemah lembut, sabar dan telaten. di sisi yang lain dia harus cerdas, bijak, teliti. ibu adalah penenang meskipun kadang cerewet. ibu adalah manager keuangan paling oke meskipun kadang suka pelit ngasih uang jajan. ibu adalah segalanya.

mudah2n Allah memberi kita kekuatan untuk kita, untuk ibu di seluruh dunia agar tetap tegar untuk orang2 yang disayanginya

IMG-20140122-WA0001

*hm…. sebenernya tulisan ini tentang apa ya? fine, let me make it clearer. ibu adalah tokoh hebat sepanjang masa. perempuan yang sangat luar biasa. I want to be a great mother for my kids, a great wife for my husband ;)I’m working on it right now….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s