A (Bitter Sweet) Cup of Tiramisu

ia cantik. tampilannya elegan dan manis. dalam sekali sendok, kelembutannya seakan sudah terasa di lidah. siapa sangka, ia menyimpan selapis cake pahit, khas rasa kopi.

pun hidup, terlihat indah berpoles tawa dan bahagia. siapa yang tahu selapis getir dan airmata yang tersembunyi. berkamuflase dalam binar mata yang terlihat bahagia.
layaknya tiramisu, dimana selapis cake itu hanya bisa dirasakan lidah pemiliknya, pun hidup ini, hanya kita dan Sang Pemilik Kehidupan lah yang mengetahui cerita kebenarannya.
kecantikan tiramisu bisa dilihat siapa saja. tapi pahitnya, hanya sedikit yang tahu.

kebaikan yg dikerjakan dalam hidup ini seyogyanya tersebar. sedangkan luka dan getir… hanya Allah lah sebaik-baik tempat mengadu

*short note after long walk with a friend, a family***

TNB – BOO, 25 Agt 2016